Home Berita upt-puskesmas-besole-menerapkan-posyandu-integrasi-layanan-primer-ilp-di-era-transformasi-kesehatan

UPT PUSKESMAS BESOLE MENERAPKAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) DI ERA TRANSFORMASI KESEHATAN
Pinned
Minggu, 2 Agustus 2026

Posyandu merupakan salah satu bentuk UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat) yang dilaksanakan oleh, dari dan bersama masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan dasar di masyarakat. Di Era Transformasi Posyandu sudah mengalami perubahan menjadi Posyandu terinegrasi. Posyandu ini disebut dengan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) adalah kegiatan pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Posyandu ILP merupakan transformasi dari posyandu yang sebelumnya hanya melayani bayi/balita dan lansia yang pelayanannya  posyandu secara terpisah menjadi posyandu yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi/balita, remaja, dewasa hingga lansia.

 

Tujuan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP)  ini sendiri adalah untuk lebih mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan cakupan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan primer, Fokus Siklus hidup, perluasan layanan kesehatan, dan memperkuat pemantauan wilayah setempat.

 

Di lingkup Wilayah UPT Puskesmas besole sendiri Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) sudah berdiri sejak tahun 2024 yang awal mula hanya memiliki 1 posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) hinga sekarang di tahun 2025 sudah memiliki 4 posyandu ILP yaitu di wilayah Desa Besole ada 2 posyandu ILP yaitu Posyandu ILP Gambiran Kidul dan Posyandu ILP Sidem, Desa Besuki ada posyandu ILP Centong dan Desa Keboireng 1 posyandu ILP Kalibamban.

 

Dalam pelaksanaannya, Posyandu ILP dilakukan bersamaan dalam satu waktu untuk ibu hamil, bayi, balita,remaja dewasa dan lansia. Posyandu ILP juga mengusung konsep yang modern dibandingkan dengan Posyandu yang lama. Itu terlihat dari alur pelayanan saat pelaksanaan Posyandu, meliputi lima langkah posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yaitu pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan dan pelaporan, pelayanan kesehatan, penyuluhan kesehatan.

 

Dalam langkah 4 Posyandu ILP pelayanan kesehatan yang di terapkan ialah: kegiatan dilaksanakan berupa skrining penyakit tidak menular (PTM) untuk deteksi dini faktor risiko. Skrining ini melibatkan pemeriksaan kesehatan dan identifikasi faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti obesitas, hipertensi, diabetes, dan gangguan penglihatan/pendengaran, terutama pada kelompok usia dewasa dan lansia serta pemberian makanan tambahan (PMT) baik PMT Balita, Remaja dan PMT Lansia, serta juga ada beberapa kegiatan lain dalam posyandu (ILP) yaitu: Edukasi cegah stunting, Kampanye germas hidup sehat, Konsultasi kesehatan, dan kunjungan rumah posyandu siklus hidup. Dan tak lupa setelah kegiatan posyandu ILP tim pendamping UKBM dari UPT Puskesmas Besole selalu memberikan evaluasi hasil pelaksanaan posyandu dan pendampingan kader posyandu ILP agar pelaksanaan posyandu ILP sesuai dengan standart dan konsepnya demi mendukung suksesnya tujuan dari posyandu ILP ini.

 

Pada kegiatan ini ternyata masyarakat lebih begitu antusias, hal itu dapat dilihat dari tingkat kehadiran masing-masing kelompok sasaran yang selalu meningkat setiap bulannya dan sangat menguntungkan juga bagi masyarakat terutama pada kelompok lansia yang merasa akses ke posyandu lebih bisa di jangkau ketimbang posyandu yang dulu.

Harapan kedepannya kegiatan Posyandu ILP ini dapat dilaksanakan secara menyeluruh di semua pos posyandu Wilayah UPT Puskesmas besole.