Home Berita upt-puskesmas-besole-menerapkan-posyandu-integrasi-layanan-primer-ilp-di-era-transformasi-kesehatan
Posyandu merupakan salah satu bentuk UKBM
(Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat) yang dilaksanakan oleh, dari dan
bersama masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada
masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan dasar di masyarakat. Di Era
Transformasi Posyandu sudah mengalami perubahan menjadi Posyandu terinegrasi.
Posyandu ini disebut dengan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) adalah
kegiatan pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan
kepada masyarakat. Posyandu ILP merupakan transformasi dari posyandu yang
sebelumnya hanya melayani bayi/balita dan lansia yang pelayanannya posyandu secara terpisah menjadi posyandu
yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi/balita,
remaja, dewasa hingga lansia.
Tujuan Posyandu Integrasi Layanan Primer
(ILP) ini sendiri adalah untuk lebih
mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan cakupan dan
keterjangkauan pelayanan kesehatan primer, Fokus Siklus hidup, perluasan
layanan kesehatan, dan memperkuat pemantauan wilayah setempat.
Di lingkup Wilayah UPT Puskesmas besole
sendiri Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) sudah berdiri sejak tahun 2024
yang awal mula hanya memiliki 1 posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) hinga
sekarang di tahun 2025 sudah memiliki 4 posyandu ILP yaitu di wilayah Desa
Besole ada 2 posyandu ILP yaitu Posyandu ILP Gambiran Kidul dan Posyandu ILP
Sidem, Desa Besuki ada posyandu ILP Centong dan Desa
Keboireng 1 posyandu ILP Kalibamban.
Dalam pelaksanaannya, Posyandu ILP
dilakukan bersamaan dalam satu waktu untuk ibu hamil, bayi, balita,remaja
dewasa dan lansia. Posyandu ILP juga mengusung konsep yang modern dibandingkan
dengan Posyandu yang lama. Itu terlihat dari alur pelayanan saat pelaksanaan
Posyandu, meliputi lima langkah posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yaitu
pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan dan pelaporan, pelayanan
kesehatan, penyuluhan kesehatan.
Dalam langkah 4 Posyandu ILP pelayanan
kesehatan yang di terapkan ialah: kegiatan dilaksanakan berupa skrining
penyakit tidak menular (PTM) untuk deteksi dini faktor risiko. Skrining ini
melibatkan pemeriksaan kesehatan dan identifikasi faktor risiko penyakit tidak
menular (PTM) seperti obesitas, hipertensi, diabetes, dan gangguan
penglihatan/pendengaran, terutama pada kelompok usia dewasa dan lansia serta pemberian makanan tambahan (PMT)
baik PMT Balita, Remaja dan PMT Lansia, serta juga ada beberapa kegiatan lain
dalam posyandu (ILP) yaitu: Edukasi cegah stunting, Kampanye germas hidup
sehat, Konsultasi kesehatan, dan kunjungan rumah posyandu siklus hidup. Dan tak
lupa setelah kegiatan posyandu ILP tim pendamping UKBM dari UPT Puskesmas
Besole selalu memberikan evaluasi hasil pelaksanaan posyandu dan pendampingan
kader posyandu ILP agar pelaksanaan posyandu ILP sesuai dengan standart dan
konsepnya demi mendukung suksesnya tujuan dari posyandu ILP ini.
Pada kegiatan ini ternyata masyarakat
lebih begitu antusias, hal itu dapat dilihat dari tingkat kehadiran
masing-masing kelompok sasaran yang selalu meningkat setiap bulannya dan sangat
menguntungkan juga bagi masyarakat terutama pada kelompok lansia yang merasa
akses ke posyandu lebih bisa di jangkau ketimbang posyandu yang dulu.
Harapan kedepannya kegiatan Posyandu ILP
ini dapat dilaksanakan secara menyeluruh di semua pos posyandu Wilayah UPT
Puskesmas besole.